Impian gw berubah seiring dengan fase kehidupan yang gw alami:
Waktu kecil gw ingin sekali menjadi seorang tentara, tentara angkatan darat.. Gw ingin sekali menjadi tentara elite, kayanya dilihat keren bgt! Gw terpukau dengan kegigihan tentara Nazi dalam bertempur, tapi gw enggak suka baris-berbarisnya! hoo.. Gw paling anti sama namanya Paskibra, Upacara dan hal2 berbau berbaris lainnya.. Sayangnya kini gw berkacamata, ini karena dulu gw mulai hobi membaca..
Dan ketika gw beranjak dewasa, kira2 kelas 2 SMA gw ingin sekali menjadi ahli kimia/farmasi.. gw suka sekali dengan kimia dan nilai2 pelajaran kimia gw pun bagus2, rata2 gw dapat 8 atau 9, bahkan pernah 10.. Hanya saja sayang sekali gw terjegal di Fisika, gw enggak suka dengan pelajaran Fisika hingga gw terjeblos ke jurusan IPS..
Gw berusaha untuk mensyukurinya.. Gw mencari jurusan apa yang kira2nya bagus di jurusan sosial ini.. dan gw menemukannya: Manajemen!! Impian gw berubah, gw ingin sekali menjadi seorang manajer suatu perusahaan.. Gw pun mulai mempelajari manajemen dengan serius, dan hingga tibalah saatnya SPMB.. Gw memilih Manajemen dan Sastra Jerman.. Jurusan pertama impian, sedangkan jurusan kedua realistis..
Gw pun tidak lulus pilihan pertama SPMB.. namun gw tetap senang.. “Yang penting UI dulu”, begitu yang ada dalam benak gw.. Namun sayangnya teman satu SMA gw ada yg bisa masuk manajemen dengan gampang sekali, karena bokapnya sudah ada jatah, padahal secara keseriusan dan kemampuan pelajaran gw masih di atas dia.. Gondok bgt gw saat itu.. hingga gw mengirim nya sms ucapan selamat dengan sinis..
Sempat ada cekcok sedikit, namun kini sudah fine2 aja.. bahkan terakhir kali gw bertemu dengannya kami berpelukan gt..
Dan impian gw pun berubah menjadi seorang Diplomat.. Sebuah impian yang realistis dengan jurusan gw saat itu.. Namun kemudian seiring dengan hari gw pun merasa tidak betah dengan jurusan ini.. Senior cenderung individual, Dosen error, kuliah udh kaya kursus bahasa, dan bakat bahasa gw yang rendah sekali.. hingga gw pun memutuskan untuk SPMB lagi, mengambil jurusan Psikologi dan Ilmu Perpustakaan..
Psikologi sebenarnya gw udh incar sejak pertama kali lulus SMA,
“Mah Pian pilih Psikologi yah!?”
“Jangan! Nanti kamu mau jadi apa?”
Dan ternyata kini gw bisa mematahkan anggapan nyokap gw.. Sejak saat itu hidup gw pun tidak diatur2 lagi oleh ortu.. Hingga gw bs memutuskan apa yang gw mau dalam hidup tanpa intervensi siapa pun..
Gw belajar dengan cara mencicil dan hingga akhirnya tiba saat SPMB, dan gw lulus!! Alangkah terharunya gw saat itu.. Dream comes true!! Impian gw pun brubah, gw ingin menjadi seorang pembaharu dalam psikologi, baik nanti profesi dalam bidang Psikologi Organisasi juga Psikonalisa.. Namun yang terjadi kemudian adalah gw tidak sreg dengan psikologi akademis..
Semester pertama psikologi gw berjaya!! Gw masih menyukai pelajarannya, namun di semester kemudian gw merasa ilfeel berat dengan pelajarannya.. Sumpah, psikologi akademis itu kaku bgt! Dan kemudian hari demi hari gw berusaha untuk bersabar, hingga kemudian gw tidak tahan lagi.. Di tambah ada ‘gejolak’ dari keluarga.. Hingga kini gw banyak cuti di fakultas ini..
Sempat gw ingin menjadi seorang vokalis band (seperti yang lo lihat di postingan bawah) namun kini telah terhenti sejak gw gawe di Bursa.. Impian gw kini adalah menjadi seorang Trader profesional!! Gw ingin menjadi ahli dalam bidang bursa forex, setaraf dengan George Soros..
Yang menjadi pertanyaan, apakah impian gw ini sudah final? ataukah masih bisa berubah?? Gw berpikir bahwa Trading’s Way adalah jalan yang mesti gw lalui.. Jalan ini sesuai dengan gaya hidup yang gw inginkan..
Dan menurut gw impian itu sangat berguna, apapun impian itu, bermimpilah yang besar.. jangan pernah takut untuk gagal, karena reward nya bukanlah terletak di akhir perjalanan, namun apa jadinya kita saat berusaha meraih impian itu, bagaimana kita tumbuh dalam prosesnya, dan pelajaran yang kita dapat selama itu..
Impian berguna bagi kita untuk terus melangkah, terutama ketika dunia terasa menekan-membosankan bahkan absurd.. Just reach our Dream!!